Mendengar adanya tuntutan tersebut, Fraksi tergemuk di DPRD Kota Denpasar ini berkomitmen untuk memperjuangkan kenaikan upah bagi para petugas pengangkut sampah. Karenanaya, F-PDI Perjuangan mendorong DKP membuat kajian rasional, baik menyangkut kemampuan keuangan daerah maupun kesesuaian dengan Upah Minimal Kabupaten/Kota. Dengan demkikian diketahui berapa persen kenaikan upah yang perlu dilakukan.
"Bagi Kami kesejahteraan para perutas angkut sampah di DKP sangat perlu diperhatikan, mengingat mereka merupakan ujung tombak terwujudnya Kota Denpasar yang bersih," ungkap juru bicara F-PDI Perjuanagan DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, ST, didampingi ketua Fraksi, I Gusti Ngurah Gede, SH, serta sejmlah anggotanya, seperti Kadek Agus Arya Wibawa, SE, MM., Ir. Eko Supriadi, Ni Wayan Sari Galung, S.Sos., usai mengikuti rapat kerja antara komisi dan fraksi di DPRD Kota Denpasar dengan jajaran DKP, Jumat, (30/3) lalu.
Suteja Kumara yang juga sekretaris Fraksi PDIP ini mengungkapkan, selain perlu memperhatikan kenaikan upah para petugas kebersihan itu, pihaknya juga menghendaki agar tingkat kesehatan mereka juga menjadimpertimbangan.
"Bila perlu mereka diasuransikan, sehingga ada jaminan bagi mereka untuk bekerja lebih maksimal," imbuhnya, dibenarkan rekannya se-komisi.
Dengan demikian, mereka yang kesehariannya bergelut dengan sampah, dapat memberi kontribusi yang maksimal untuk mempertahakan dan mewujudkan Kota berwawasan bdaya ini tetap bersih. Terkait penanganan sampah yang hinga saat ini masih dinilai menjadi persoalan klasik, Fraksi PDIP menekankan, agar DKP memperhatikan/memngoptimalkan manajemen, mekanisme serta sistem pengangkutan yang diterapkan selama ini.
"Jika mekanisme sudah optimal namun dirasakan armadanya memang masih kurang, Kami pun akan berjuang untuk melakukan penambahan armada," terangnya.
Dukungan untuk memperjuangan kenaikan upah bagi para tenaga kebersihan ini juga diungkapkan anggota fraksi, Kadek Agus Arya Wibawa dalam rapat dengan pendapat tersebut. Arya Wibawa mengaku sangat mengapresiasi usulan kenaikan upah bagi tenaga kebersihan di Denpasar. Mengingat kinerja para petugas dalam penanganan kebersihan cukup berat. Mereka merupakan ujung tombak tegus rwujudnya kebersihan.
“Pemkot khususnya DKP mesti bertindak cepat dan taktis menangani sampah, karena kebersihan merupakan ujung tombak bagi Denpasar sebagai salah satu destinasi pariwisata. Tuntutan kenaikan upah itu wajar dan logis. Kelihatannya memang sepele, tapi pekerjaan mereka ini sangatlah berat. Wajar kalau mereka menuntut kenaikan upah. Fraksi PDIP sependapat,” tandas wakil rakyat asal Pedungan ini.
Demikian halnya terkait penanganan sampah yang hingga kini dinilai belum maksimal. Hal itu dikarenakan manajemen pengelolaannya yang kurang optimal. Selain sarana dan prasarana yang dimiliki DKP masih terbatas. Karenanya, alternatif yang dapat dilakukan terlebih dahulu harus membenahi manajemen pengelolaannya. Terpenting, dua hal yang perlu dibenahi, yakni managemen pengelolaan pengangkutan, serta sarana dan prasarana. Kalau sarananya ada dan memadai, namun managemen pengelolaan pengangkutan sampahnya yang tidak bagus, akan percuma.
Jika nantinya memang harus dilakukan pengadaan armada angkutan (truk) hal itu akan diperjuangkan.
“Jika harus dilakukan penambahan armada, kami akan perjuangakan apakah nantinya menggunakan anggaran mendahului perubahan, atau menunggu perubahan,” ujar Arya Wibawa. (Dim_Ara)







0 comments:
Post a Comment